Pages

10 February 2017

Pengembara Perasaan

Ada sesuatu yang menghentam perasaan aku saat ini diwaktu yang lain membiarkan diri mereka digoda sejuknya malam.
Aku tatap langit yang hitam, ada sedikit putihnya dek kerana awan yang kelihatan cerahnya malam dihias cahaya bulan.

Aku pujuk sang hati, belainya dengan kata-kata yang bisa mengingatkan aku puncanya rasa kesakitan ini. Apa aku ada salah untuk siangnya?
Pedihnya tanpa punca, resahnya buat aku derita..apa ada sesuatu yang merobeknya tika ini? Tapi apa?
Harus aku lari dulu, teriak biarkan segala yang dilupakan terkeluar dari isinya.

Ada saatnya aku seperti hilang akal, hilang segala punca. Nafasku bagai tersekat..perasaannya pasti sekali kurang enak. Air mata bagai disekat dihujungnya. Disekat oleh kekuatan yang aku kumpul saat aku tenang dan aku gunakannya saat aku lumpuh dengan hati dan perasaan.

Aku biarkan angin malam menghempaskan rasanya diwajah ku yang tenang. Aku pejamkan mata, dan masih mencuba mengingatkannya. Apa yang aku lakukan. Aku berdoa, aku tertanya. Kenapa? Janjiku malam ni, hempaskan semuanya..biarkan roh mencari ketenangan saat jasad ku mulai longlai. Ku temukan mu disaat waktu tiba.

Selamat malam roh sekalian! Waktunya untuk kau mengembara.

3 comments: